Pemerintah Desa
Sejarah Desa Gamnyial
Sejarah Desa
Pada awalnya Desa Gamnyial disebut Gam jingar dengan Jumlah penduduk berkisar 20 orang yang bermata pencaharian sebagai petani dan hidup mereka bersifat nomaden, tergantung dari kondisi tanah dan hasil pertanian mereka. Setelah gam Jingar 1 tempat lagi yakni Gam Balimbing yang system hidupnya seperti Desa Gam Jingar dalam senjang waktu yang tak terlalu lama masyarakat berpinda lagi ke suatu tempat dengan nama Gam Duwisil yang artinya Popaco yaitu makanan khas penduduk Dewisil. Di Gam Duwisil kehidupan Masyarakat berkembang pesat baik dari segi pertanian maupun dari keturunan. Di gam Dewisil penduduk berkembang Pesat, sehingga di bagi menjadi empat bagian
- - Taraudu
- - Awer
- - Loce dan
- - Akejang
Penduduk yang berada di Akejang ( Air Bagus) yang bertahan sekitar 60 tahun, dengan seorang pemimpin yang bernama Leter, sekitar Tahun 1930, Penduduk Akejang berpindah lagi ke Desa Gamnyial ( kampong Kenari), dengan Kepala Desa yang baru yaitu Tjolly, tidak lama kemudian digantikan oleh Nyira Sose Katty. Berselang beberapa tahun Nyira Sose katty di gantikan Lagi oleg Nyira Sora Hadi, Nyira ini berhasil membawa Masyarakat berkembang di bidang pertanian, dan pada Tahun 1970 digantikan lagi oleh Julianus Rambing beliau mempinpin sekitar 16 tahun setelah itu di gantikan dengan Bapak Daniel Kasiang dan pada tahun 2012 di gantikan oleh Selfanus Sosari dan bapa selfanus Sosari memimpin selama 4 tahun.